Review Selena

 

Identitas buku

Judul buku: Selena

Penulis: Tere Liye

Tahun terbit: 2020

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Genre: petualangan, fantasi

Deskripsi Buku

“Selena” dan “Nebula” adalah buku ke-8 dan ke-9 yang menceritakan siapa orangtua Raib dalam serial petualangan dunia paralel. Dua buku ini sebaiknya dibaca berurutan. Kedua buku ini juga bercerita tentang Akademi Bayangan Tingkat Tinggi, sekolah terbaik di seluruh Klan Bulan. Tentang persahabatan tiga mahasiswa, yang diam-diam memiliki rencana bertualang ke tempat-tempat jauh. Tapi petualangan itu berakhir buruk, saat persahabatan mereka diuji dengan rasa suka, egoisme, dan pengkhianatan. Ada banyak karakter baru, tempat-tempat baru, juga sejarah dunia paralel yang diungkap. Di dua buku ini kalian akan berkenalan dengan salah satu karakter paling kuat di dunia paralel sejauh ini. Tapi itu jika kalian bisa menebaknya. Dua buku ini bukan akhir. Justru awal terbukanya kembali portal menuju Klan Aldebaran.

Review

Buku ini menceritakan Selena, salah satu tokoh penting yang terlibat dalam perjalanan Raib, Seli, dan Ali dalam petualangan mereka menjelajahi dunia paralel. Buku ini juga merupakan petunjuk awal dari misteri mengenai siapa kedua orang tua Raib, yang akan terkuak di akhir bab, dan dilanjutkan pada seri berikutnya, Nebula.

Selena dulunya hanya seorang anak yang biasa-biasa saja, dengan rambut keritingnya dan kulit yang gelap. Hal itu membuatnya sering menjadi korban pembullyan oleh teman-temannya. Ia lahir di Distrik Sabit Enam, sebuah Distrik di klan Bulan. Ayahnya mneinggal disusul oleh ibunya, menjadikan Selena hidup sebagai seorang anak sebatang kara di umurnya yang masih belasan tahun.

Tepat setelah kematian ibunya, Selena mendapatkan wasiat dari ibunya untuk pergi ke kota Tishri, tempat tinggal saudara laki-laki dari ibunya, Paman Raf. Selena pun segera pergi ke sana, tinggal bersama Paman Raf dan Bibi Leh, serta sepupunya, Am, Em, Im, Om, dan Um. Dia juga bekerja di tempat konstruksi milik Paman Raf.

Selena juga mewarisi garis keturunan terpilih, ia dapat menghilang walau kakinya masih terlihat, juga mengeluarkan pukulan berdentum walau hanya suaranya saja yang menggelegar, merobek kertas pun tidak bisa. Selena tidak pernah mendapatkan pendidikan formal sejak kecil, jadi ia hanya bisa membaca dan menulis yang diajarkan oleh ibunya. Namun, Selena memutuskan untuk menjadikan tempat konstruksi dan buku-buku sebagai tempat ia belajar.

Mata Selena juga sangat tajam, ia sudah berbakat menjadi seorang pengintai sejak kecil. Bakat itu sangat membantunya saat bekerja dan belajar. Hingga suatu hari, diumurnya yang ke 17 dimana ia sudah dibebaskan untuk memilih jalan hidupnya, Selena memutuskan untuk ikut pendaftaran mahasiswa ABTT atau Akademi Bayangan Tingkat Tinggi. Selena berhasil lolos pada seleksi pertama dan kedua, namun dirinya gagal pada tes ketiga, uji kekuatan. Sosok pria tinggi kurus muncul secara tiba-tiba di cermin Selena, menawarkannya untuk membuka potensi dalam tubuh Selena dengan persyaratan Selena harus mau menjalankan misi yang diberikan untuknya.

Sosok itu adalah Tamus, ia berencana untuk membuka penjara yang mengurung seseorang yang dikatakan si pemilik garis keturunan murni itu. Selena pun berhasil masuk ke ABTT karena kekuatannya telah dibuka oleh Tamus, namun Tamus akan menyegelnya kembali jika Selena tidak menurut dengannya. Selena akhirnya resmi menjadi mahasiswa ABTT, walau masuk secara ilegal.

Selena berteman baik dengan Mata dan Tazk. Mereka menjalani kehidupan perkuliahan di ABTT dengan baik. Selena tetap harus menjalankan beberapa misi dari Tamus sembari fokus untuk belajar di ABTT dan menjadi mahasiswa terbaik bersama Tazk. Baca kisah selengkapnya dalam buku Selena yaaa…!

Saya pribadi sangat menyukai karakter Selena. Dia adalah seorang pengintai yang hebat, terlihat dari bagaimana kemampuan Selena untuk bisa cepat belajar dari Bibi Gill dalam mata kuliah Malam dan Misterinya. Dari awal kemunculannya di seri Bumi, saya sudah terpikat dengan Selena karena kemisteriusannya yang membuat pembaca menjadi penasaran, ditambah seorang pengintai selalu menarik di mata saya. Buku ini sangat layak untuk dibaca.

 

Komentar

Postingan Populer