review Eccedentesiast

 


Identitas buku

Judul buku: Eccedentesiast

Penulis: Ita Kurniawati (Ita Krn)

Tahun terbit: 2022

Penerbit: Akad

Genre: Romance, teenfic, teenlit

Deskripsi Buku

“Kalau gue nggak bisa bahagia, berarti gue harus membahagiakan orang lain.”

-Canva Narendra-

Kalau banyak remaja ingin menjadi kaya dan hura-hura, tapi tidak dengan Canva Narendra. Cita-citanya hanya satu, “Mau peluk Mama sama Papa. Anva sayang dan rindu banget sama mereka.” Sejak itulah, ia melakukan apa pun, termasuk belajar yang luar biasa dan mendapatkan penghargaan agar diperhatikan oleh orangtuanya. Untuk mewujudkan mimpinya tersebut, Canva ditemani oleh sahabat-sahabat dekatnya yang terbentuk dalam suatu geng bernama Geng Diamond, dan seorang gadis tunanetra, Aily. Namun, kehadiran Zayyan Abrisam, musuh di masa lalu Canva, membuat hari-hari Canva semakin kacau. Ambisi untuk menang dalam meraih penghargaan olimpiade, bisa pupus. Pun, harapan untuk diperhatikan dan bertemu dengan orangtuanya, juga akan sama. Satu hal lagi, kehadiran seorang cowok bernama Venus, juga turut andil membuat masalah dalam hidup Canva semakin pelik. Apalagi, karena ambisinya, Canva divonis gagal ginjal kronis. Apakah Canva mampu untuk mewujudkan mimpi-mimpinya? Atau, kesehatan lebih dulu merenggut apa yang ia citakan?

Buku persembahan penerbit AkadGroup #PenerbitAkad

Review

Novel ini mengisahkan tentang seorang pemuda bernama Canva Narendra, yang tinggal bersama neneknya, Kamila. Sejak kecil, Canva ditinggal orang tuanya bekerja di luar negeri. Hanya kamila, satu-satunya keluarga yang tersisa untuk menemani keseharian Canva. Namun, ketika Canva beranjak remaja, Kamila pun ikut menyusul pergi meninggalkan Canva sebatang kara karena penyakit yang dideritanya. Namun, Canva adalah anak yang kuat, ia tetap bertahan atas semua ujian yang dia hadapi.

Sejak SMP, Canva sudah menjadi korban pembullyan yang dilakukan oleh Zayyan, teman satu SMP-nya. Ia kerap kali pulang ke rumah dengan keadaan yang menyedihkan. Saat itu, Canva masih belum berani melawan, ia hanya diam dan pasrah saat Zayyan dan teman-temannya melancarkan aksi pembullyan kepada Canva. Namun, Canva tetap dapat tersenyum dan berpura-pura semuanya akan baik-baik saja.

Sampai akhirnya ia melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, yakni SMA. Canva sangat senang, karena akhirnya ia dapat bebas dari segala penyiksaan yang dilakukan oleh Zayyan dan komplotannya. Bahkan, di SMA Taruna Bakti Canva berhasil menemukan rumah keduanya, yakni Diamond Gang. Gang tersebut diketuai oleh Samuel, Areksa sebagai wakil, juga ada Azura, Ilona, Farzan, serta si kebar Marvin dan Marvel. Marvel pada akhirnya menjadi sahabat sejati Canva. Selain itu, Canva juga menemukan penyemangat hidupnya, Aily, yang berwajah manis dan baik hati.

Akan tetapi, Canva pada akhirnya harus merelakan semuanya. Ia meninggal karena kecelakaan dan penyakit gagal ginjal kronis. Menyisakan marvel yang terus terpuruk akan kepergian Canva, juga Aily dan Zayyan (di akhir cerita, Zayyan diceritakan berteman baik dengan Canva) yang bahkan tidak diberikan kesempatan untuk melihat wajah Canva untuk terakhir kalinya.

Canva adalah anak yang kuat, tidak suka dikasihani, dan selalu ingin membahagiakan orang lain. namun, Canva bukan manusia yang sempurna. Ia juga bisa lelah, hingga tidak sanggup lagi melanjutkan hidupnya. Ita menggambarkan karakter Canva dengan sangat baik dan lebih realistis. Konfliks yang tertuang juga tidak terlalu berat tetapi juga tidak membosankan. Banyak sekali amanat berharga yang dapat diambil dari seorang Canva, bahwa dalam hidup ini, yang penting adalah menjadi berharga dan bermanfaat bagi orang lain.

Kekurangan dalam novel ini adalah terdapat beberapa kesalahan dalam penulisan seperti ejaan yang tidak sesuai PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia), typo, dan tata bahasa. Walaupun begitu, novel ini tetap worth it untuk dibaca, terlebih lagi bagi remaja.

 

 

Komentar

Postingan Populer